Rabu, 24 Desember 2008

The Idea of Indonesia

by: R.E. Elson
Negara-bangsa Indonesia adalah gagasan luar biasa yang nyaris mustahil terjadi. Sepintas, bahan-bahan kesatuan nasional Indonesia tampak tak menjanjikan: sejarah Indonesia penuh noda perseteruan internal mendalam dan sering berlumur darah gara-gara perbedaan ideologi, suku, dan agama. Namun, Indonesia sebagai konsep dan negara-bangsa terus ada, bahkan mungkin sedang mulai berjaya kembali.

R. E. Elson, seorang tokoh utama di bidangnya, mencoba mencari asal-usul gagasan Indonesia sejak pertengahan abad kesembilan belas dan menelusuri jalan berliku yang telah dilalui Indonesia hingga zaman sekarang. Dia mencari tahu mengapa Indonesia ada sebagai suatu negara-bangsa meskipun menghadapi begitu banyak tantangan, dan seperti apa bentuk-bentuk yang dulu pernah dilalui Indonesia. Dia mencoba menjelaskan ciri bangsa ini dalam perjuangannya menuju kesatuan dan cita-cita. Analisisnya menyajikan narasi kronologis yang membedah politik Indonesia, tokoh-tokoh politik, serta hubungan mereka dengan rakyat Indonesia.


www.dinamikaebooks.com

Fie, Si Peri Buah

by: Arleen Amidjaja, Betty Tio Margadan
Fie kesal. Sebagai peri buah, dia harus mewarnai semua buah dengan warna yang berbeda-beda.

Repot sekali, pikirnya. Jadi, dia memutuskan untuk mewarnai semua buah dengan satu warna saja.

Kalian bisa bayangkan apa yang terjadi? Pisang, semangka, kelapa, dan semua buah lainnya berwarna merah. Semua orang dan binatang tidak lagi menyukai buah-buahan.

Lalu, bagaimana kelanjutan kisahnya ya? Yuk, kita ikuti bersama kisah Fie si Peri Buah!


www.dinamikaebooks.com

Belle & Kate

by: Arleen Amidjaja, Betty Tio Margadan
Belle & Kate adalah si kembar yang selalu  kompak.

Mereka saling menyayangi dan selalu berbagi. Suatu hari, Ratu Peri menugasi Belle menjadi peri balon, dan Kate menjadi peri layangan.

Awalnya, mereka saling mendukung dan bekerja sama. Namun semakin hari, mereka semakin sering bertengkar dan marah-marah. Apa sih penyebab mereka bersikap seperti itu?

Akankah persaudaraan mereka hancur hanya gara-gara pekerjaan? Yuk, kita ikuti bersama kisah si peri kembar, Belle & Kate!


www.dinamikaebooks.com

Stella, Si Peri Bintang

by: Arleen Amidjaja, Betty Tio Margadan
Stella, si Peri Bintang, adalah peri yang teramat sabar.

Bayangkan ... bintang-bintang yang diasuhnya selalu menggodanya! Tiap hari, ada saja kenakalan-kenakalan para bintang yang membuat Stella kelelahan. Sampai akhirnya ...

Stella jatuh sakit. Sebagai pengganti, Ratu Peri mengirimkan peri yang sangat galak.

Akankah Stella mau kembali mengurus para bintang yang nakal? Atau mereka akan terjebak selamanya bersama si peri galak?

Yuk, kita ikuti bersama kisah Stella si Peri Bintang!


www.dinamikaebooks.com

Bree, Si Peri Burung

by: Arleen Amidjaja, Betty Tio Margadan
Satu peri lagi lulus dari Universitas Peri.

Bree, si peri dengan nilai terbaik, langsung ditawari untuk menjadi Peri Burung. Bree sangat yakin dengan kemampuannya.

Bantuan dari Peri Burung yang lama pun ditolaknya. Benarkah tugas Peri Burung memang semudah itu?  Atau Bree yang terlalu sombong untuk meminta bantuan?

Yuk, kita ikuti bersama kisah Bree si Peri Burung yang pintar ini!


www.dinamikaebooks.com

Senin, 22 Desember 2008

Rene, Si Peri Hujan

by: Arleen Amidjaja, Betty Tio Margadan
Awan-awan yang dirawat oleh Rene, semuanya sulit diatur.

Namun apa boleh buat, awan-awan itu harus mengikuti aturan. Akibatnya, Rene sering sekali memarahi mereka.

Akankah Rene tahan terus menghadapi para awan yang nakal? Atau malah para awan yang tidak tahan menghadapi omelan Rene terus menerus?

Yuk, kita ikuti kisah Rene si Peri


www.dinamikaebooks.com

Kit, Si Peri Dapur

by: Arleen Amidjaja, Betty Tio Margadan
Tugas utama Kit adalah memastikan agar dapur semua orang tetap beroperasi.

Dia memastikan kulkas terus dingin, oven tetap beroperasi, dan setumpuk pekerjaan lainnya. Namun, Kit minder.

Dia merasa, tugasnya tidak sekeren tugas peri yang lain. Jadi, dia memutuskan untuk berhenti bekerja. Wah … kalau begitu bagaimana nasib dapur semua orang ya?

Yuk, kita ikuti kelezatan kisah Kit si Peri Dapur!


www.dinamikaebooks.com

Ree, Si Peri Pelangi

by: Arleen Amidjaja, Betty Tio Margadan
Ree, si Peri Pelangi, memiliki tetangga baru. Tetangganya itu adalah sekelompok goblin yang lucu.

Kerja mereka hanya bermain-main saja setiap hari. Masalahnya, mereka memakai pelangi yang dirawat Ree, sebagai perosotan mereka. Tentu saja Ree kalang kabut karena pelanginya kotor terus.

Lalu, apa yang dilakukan Ree? Akankah dia mengusir para goblin itu? Yuk, kita ikuti kisah Ree bersama para goblin!


www.dinamikaebooks.com

Dee, Si Peri Mimpi

by: Arleen Amidjaja, Betty Tio Margadan
Dee bersemangat sekali saat ditunjuk menjadi Peri Mimpi yang baru. Dia menghabiskan seluruh harinya merakit mimpi untuk anak-anak di seluruh dunia.

Namun, suatu hari Dee tidak mampu lagi merakit mimpi. Apa yang sebenarnya terjadi pada Dee, ya?

Akankah Ratu Peri memberhentikan Dee sebagai Peri Mimpi? Yuk, kita ikuti kisah Dee si Peri Mimpi!


www.dinamikaebooks.com

Minggu, 21 Desember 2008

[resensi buku] Pribadi Cemerlang Michelle Obama

Dwi Fitria, Jurnal Nasional, Desember 2008

Pepatah lama mengatakan bahwa di balik semua laki-laki hebat pastilah ada seorang perempuan hebat.\" Frarikiih Delano Roosevelt (FDR) : mungkin\" tak akan.selegendaris sekarang jika di belakangnya tak ada sosok seorang perempuan bernama FJeanor Roosevelt. Pemerintahan Bill Clinton tak akan lengkap tanpa menyebut peran Hillary Clintoii di baliknya. Sementara tanpa persetujuan dan dukungan Michelle Obama, Barack Obama mungkin tak akan menjadi Presiden, kulit hitam pertama Amerika.

Saat tubuh FDR dilumpuhkan penyakit pada 1921, Eleanor kerap kali menggantikan suaminya tampil di depan umum dan memberikan pidato. Eleanor juga seorang perempuan yang aktif di berbagai organisasi. Ia terlibat dalam Women\\\'s Trade Union League \"yang bertujuan memperbaiki kondisi kerja perempuan dan menghapuskan buruh anak. Ia juga menjadi ketua Partai Demokrat cabang New York sepanjang 1920-an. Selain itu ia juga mengajar Sastra dan Sejarah Amerika di Tod Hunter School for Glrls di .New York. Peran Eleanor amat besar dalam mengantarkan FDR menjadi Presiden Amerika ke-32 pada 1933 hingga 1945.

Sementara Hillary Clinton menunjukkan dukungan dan kekuatan karakternya, ketika gosip perselingkuhan mengguncang reputasi Bill Clinton yang saat itu sedang berkampanye untuk pemilihan Presiden AS pada 1993. Kekuatan karakter yang sama kemudian kembali ia tunjukkan saat kasus Monica Lewinsky membuat Clinton terancam kehilangan jabatannya sebagai Presiden. Adalah pidato Hillary yang menyatakan bahwa dirinya memaafkan Clinton yang akhirnya membuat publik Amerika \"mengampuni\" President Amerika ke-42 itu.

Sama dengan Eleanor, Hillary juga seorang perempuan cerdas, dan ambisius. Dalam bidang akademis, ia malah lebih unggul dari suaminya. Lulus dari jurusan Political Science di Wellesley College, Hillary meneruskan pendidikan hukum di Yale Unlversity. Kecemerlangannya membuat banyak orang di dua perguruan tinggi terkemuka itu meramalkan kemungkinan dirinya terpilih sebagai presiden perempuan pertama Amerika. Hal ini nyaris dibuktikannya jika saja ia tak dikalahkan oleh Barack Obama.

Kemenangan Barack Obama menjadi Presiden ke 44, memperkenalkan kepada publik seorang lagi perempuan luar biasa, Michelle Obama. Sepanjang kampanye Barack Obama, sosok Michelle tak pernah absen mendampinginya. Saat Barack Obama memutuskan untuk mencalonkan diri menjadi Presiden beberapa tahun lalu, adalah Michelle yang memastikan bahwa keputusan itu sudah dipikirkan masak-masak oleh Barack. Ia kemudian menanyakan berbagai pertanyaan kepada suami dan para pendukungnya. Apa yang akan berubah dalam kehidupan mereka sebagai konsekuesi dari kampanye ? Bagaimana mereka akan mendapatkan dana untuk kampanye? Bisakah mereka mengalahkan Clinton dan pendukungnya, ataukah keputusan ini sekadar keputusan yang didasarkan pada ego belaka.


Ia menegaskan bahwa la akan mendukung sepenuhnya suaminya itu. \"Kita memang harus mengikutinya sekarang, saat kita (berdua) masih segar, terbuka, tak punya rasa takut, dan berari, katanya suatu hari dalam sebuah wawancara dengan majalah Vantty Fair pada Desember 2007 lalu. Meski demikian, ia terlebih dulu memastikan bahwa usaha mereka ini bukanlah usaha yang sia-sia dengan melihat segala kemungkinannya.

Michelle LaVaughn Robinson dilahirkan di bagian selatan Kota Chichago, Illinois pada 17 Januari 1964. Ia lahir dari pasangan Frasier Robinson, seorang pegawai perusahaan air minum, dan Marian Shileds Robinson, seorang pegawai menengah di Spiegel Catalog Store. Ia memiliki seorang saudara laki-laki, Craig yang usianya dua tahun lebih tua darinya. Keluarga Michelle adalah sebuah keluarga sederhana, namun kedua orang tuanya menginginkan anak-anaknya mendapatkan kehidupan yang lebih baik daripada mereka. Frasier dan Marian Shields mendorong mereka untuk mencapai prestasi tertinggi di sekolah.

Frasier didiagnosa mengidap Multiple Sclerosis saat berusa 30 tahun, sebuah penyakit yang melumpuhkan Jaringan syaraf. Namun Frasier tetap semangat menjalani hidup. Ia selalu menjadi orang yang bangun paling pagi di rumahnya untuk berangkat kerja dengan bersemangat. Ini membuat kedua anaknya menjadi respek sekaligus bangga terhadapnya.

Baik Michelle maupun Craig tumbuh menjadi pribadi yang kuat yang, selalu berusaha melakukan yang terbaik. Michelle berhasil masuk ke Whitney Young High School, sebuah sekolah dengan kurikulum khusus untuk anak-anak berbakat, lulus pada 1981, dan kemudian meneruskan pendidikannya di \"jurusan Sosiologi, Unlversits Princeton di mana ia lulus dengan gelar cum laude pada 1985. Pada 1988 la mendapatkan gelar Juris Doctor dari Sekolah Hukum Harvard.

Ia bertemu Barack Obama saat menjadi. staf di Sidley and Austin, salah satu firma hukum terkemuka Chicago. Hanya ada beberapa staf kulit hitam di sana. Michelle yang sudah lebih dulu bekerja diminta menjadi mentor Barack saat Barack masih menjadi summer associate. Mereka kemudian menikah pada 18 Oktober 1992.

Meski sudah menikah, Michelle terus mengembangkan kariernya. Selain bekerja selama empat tahun untuk Sidley and Austin, ia juga dipercaya menjadi Asisten Wall Kota Chicago. Dan pada 1993 ia terpilih menjadi Direktur Eksekutif Chicago Public Allles, sebuah organisasi nirlaba yang mendorong para remaja untuk bekerja di lembaga-lembaga sosial.

Pada 1996. ia menjabat Pembantu Dekan bidang Kependidikan di Unlversity of Chicago. Pada 2002 ia bekerja untuk Rumah Sakit Universitas Chicago, dan kemudian diangkat menjadi Wakil Presiden Urusan Komunitas dan Eksternal. dengan komitmen untuk mendukung Barack Obama; dalam kampanyenya, Michelle mengambil cuti panjang dari pekerjaannya itu.

Setelah Barack Obama terpilih menjadi presiden, ia berencana untuk mendedikasikan penuh waktunya untuk keluarga dan tugas-tugas sebagai ibu negara. Buku ini tak melulu berisi gambaran tentang Michelle Obama. Secara sekilas, buku ini juga membahas tentang kehidupan para istri Presiden Amerika Sebelum Michelle. Salah satu bab secara khusus membahas tentang para ibu negara Amerika yang dianggap terbaik dibanding lainnya. Di antaranya Eleanor Roosevelt, Jacqueline Kennedy, Laura Bush, dan tentu saja, Hillary Clinton. Sisi menarik diberikan buku ini lewat perbandingan kepada para pembacanya mengenai kiprah masing-masing ibu negara dan apa saja yang telah lakukan untuk Amerika.

Sesungguhnya, buku ini memberikan gambaran yang cukup lengkap tentang siapakah sosok Michelle Obama, ibu negara kulit hitam pertama yang dimiliki Amerika. Satu-satunya kelemahannya mungkin karena tidak disertai keterangan dari mana saja data mengenai Michelle Obama diambil.

Namun isinya cukuplah untuk memperkenalkan siapakah Michelle Obama kepada pari pembacanya, melengkapi literatur tentang Barack Obama yang semakin banyak membanjiri pasaran terlebih setelah la terpilih sebagai Presiden ke-44 Amerika

Pertanyaan selanjutnya adalah, mampukah Michelle Obama menyamai atau bahkan melebihi langkah dan pencapaian para ibu negara sebelumnya? Sebaiknya kita tunggu saja.


www.dinamikaebooks.com

99 SMS Berhaji Untuk Hati

by: Prof. Dr. H. Muhammad Chirzin, M.Ag, Ir. H. Ibnu Sholeh, M.T.dan
Ini adalah kumpulan sms terpilih dari para jamaah haji yang mengungkapkan pengalaman spiritual ataupun sosial selama berhaji. Pesan-pesan singkat itu dibagi dalam 99 judul. Setiap judul berisi 2-3 pesan singkat yang bersifat informatif sekaligus penuh renungan dari sesama jamaah.

Buku ini merupakan pengobat kerinduan buat para haji yang berkirim sms. Bagi jamaah haji yang akan berangkat, buku ini bisa menjadi 'camilan'


www.dinamikaebooks.com

Perempuan-Perempuan Surga

by: Fathi Fawzi Abd Al-Muthi
Siapakah wanita terbaik dalam lembaran sejarah (Islam)?
Simaklah sabda Rasulullah, "Sebaik-baik wanita surga adalah Khadijah bint Khuwailid, Fathimah bint Muhammad, Asiyah bint Muzahim (istri Firaun), dan Maryam bint Imran."

Mengapa mereka layak dapat tiket ke surga, bahkan wanita terbaik penghuni surga? Apa saja yang mereka peroleh kelak di surga? Bagaimana Allah memperlakukan mereka? Buku ini membawa Anda mengenal empat wanita luar biasa itu serta mengajak Anda bercermin pada kisah hidup mereka.

Dengan bahasa menawan, Perempuan-Perempuan Surga menghadirkan teladan cemerlang tentang cinta kasih, persahabatan, kemuliaan, kebijaksanaan, dan keimanan kepada Allah. Betapa indah jika kisah-kisah teladan ini kita simak, renungkan, dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.


www.dinamikaebooks.com